Pelajaran Apa Yang Sering Terlambat Dipelajari Oleh Manusia?

Tulisan ini bersumber dari berbagai artikel berbahasa Inggris. Disni saya mencoba menerjemahkan kedalam bahasa Indonesia agar lebih mudah dibaca.

Pelajaran Apa Yang Sering Terlambat Dipelajari Oleh Manusia?

Avoid Toxic People

Hindari hindari hindari. Please. Sebelum kamu menyesal di hari tua. Jangan berlama-lama dengan Toxic Poeple. Apalagi kalau sampai dijadikan teman akrab. Aduuh pliss deh jangan. Cukup kenal dan seperlunya saja.  Teman kita akan sangat memengarungi kehidupan kita, tidak jarang orang menyesal hanya karena berteman dengan toxic people dalam waktu yang cukup lama. Pertanyaannya. Apa ciri-ciri Toxic People? Silahkan kamu baca disini ya

Financial Learning

Sekolah tidak mengajarkan kita tentang betapa pentingnya ilmu manejemen keuangan. itu kan peranan orang tua? Oke, berapa banyak orangtua yang mengajarkan anaknya tentang ilmu mengelola keuangan, kebanyakan dari Indonesian Parents hanya mengajarkan anaknya cara mencari uang, tidak dengan manajemen kuangannya. Setidaknya sedari dini ajarkan anak kita apa itu aset dan liabilitas.

belajar keuangan sejak kecil
sumber foto: www.pexels.com

Listen More Then You Talk

Mendengar “Kamu akan belajar hal baru. “Bicara” Kamu akan mengulang yang sama. Tuhan menciptakan kita dua telinga dan satu mulut, seakan-akan itu isyarat bahwa manusia harus lebih banyak mendengar daripada berbicara. Hal ini juga menjadi salah satu hal yang sering terlambat dipelajari oleh manusia.

Everything Is Temporary

Semua yang ada didunia ini sementara. Kecantikan, Uang, Kebahagiaan, Kesedihan dan apapun itu semua hanya sementara. Tidak peduli seberapa besar kita menginginkan sesuatu itu bertahan selamanya. Sampai pada akhirnya semua itu akan berakhir.

Remember To Enjoy Life

Nasihat ini terdengar simple dan klasik. Tapi kebanyakan dari manusia benar-benar perlu diingatkan untuk menikmati hidup kita

Stop Complaining

Banyak diantara kita mengeluh tentang kekurangan sesuatu setiap harinya. Kita mengeluh tentang cuaca, kemacetan, makanan dan uang yang mereka miliki. Focuslah pada solusi bukan hanya fokus pada masalah yang sering kita keluhkan. Ketika ada masalah, tanamkan dalam pikiran kita “Whats Next?” bukan hanya “Why?”

Live Without Fear

Tidak ada gunanya takut pada berbagai hal dan membiarkannya menahan kita untuk melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Seringkali rasa rasa takut ini membuat kita terjebak dalam zona tertekan dan membuat kita terjebak dalam zona nyaman. Ketika kita dihadapkan untuk membuat keputusan besar dalam hidup kita, Silahkan pertimbangkan dengan matang, akan tetapi rasa takut jangan sampai membuat kita merubah keputusan kita. Kita harus berani mengambil keputusan yang sudah kita pertimbangkan. Ingat Berani dan Nekat itu berbeda. Berani berarti kita sudah mempertimbangkan sebelumnya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, tapi nekat adalah asal ambil keputusan tanpa bahan pertimbangan.

Family More Important Than Friends

Ketika kita masih remaja, teman sangat berarti dalam hidup kita. Remaja lebih suka menghabiskan waktu bersama teman-temannya dari pada makan malam bersama keluarganya. Sampai pada akhirnya nanti, keluarga kita lah yang mencintai dan menyayangi kita tanpa syarat.Teman akan selalu datang dan pergi. Saat kita lulus sekolah, lulus kuliah, pindah kerja bakan putus dengan pacar. “But our family never let us go”

keluarga
sumber foto: www.pexels.com

Money Can’t Buy Happiness

“Uang tidak bisa membeli kebahagiaan” adalah narasi lama yang mungkin pernah kita dengar sebelumnya. Memang benar, uang membantu kita untuk mendapatkan banyak hal, tapi tidak sepaket dengan kebahagiaan didalamnya. Tidak peduli seberapa banyak uang yang kita miliki. Gunakan lah uang kita dengan bijak, jika tidak, uang akan membuat kita terjerumus dalam masalah. Dan satu hal “Uang tidak bisa membeli rasa cinta”

Don’t Try to Change Other People Before You Changed

Ubah diri kita terlebih dahulu sebelum merubah orang lain, termasuk pasangan kita sendiri . Di negara maju seperti Amerika Serikat, 50% pernikahan berakhir dengan perceraian. Mereka berharap suatu saat mereka akan tumbuh membaik dari perilaku buruk atau ketidakdewasaan mereka. Yang lain percaya bahwa dengan cinta yang cukup, mereka benar-benar dapat mengubah atau “memperbaiki” masalah yang dimiliki pasangan mereka.

Treat Yourself With Love and Respect

Jika kita diperlakukan buruk oleh orang-orang disekitar kita. ingatkan diri kita itu karena mereka sudah memiliki gagasan yang terbentuk sebelumnya di benak mereka tentang siapa kita. Maka dari itu perlakukan diri kita sendiri dengan penuh cinta dan hormat.

A Lifetime Is Not Really That Long

Pernah nonton film-film fantasy? Yang pemerannya bisa hidup ratusan tahun. Kenyataannya hidup di dunia ini tidak selama itu guys. Jika kita menganggap bahwa kita tidur setidaknya delapan jam per malam, kita bekerja delapan jam sehari, dan kita mungkin juga sedang dalam perjalanan, ini menyisakan sedikit waktu untuk benar-benar menjadi diri kita yang sebenarnya. Dan seiring bertambahnya usia, waktu tampaknya berjalan lebih cepat. Gunakan waktu sebaik mungkin dan ini hal yang paling sering dipelajari manusia pada umumnya.

penyesalan waktu
sumber foto: www.pixels.com

Say What You Mean to Say

Terkadang, orang lain tidak mengerti apa yang kita katakan. Kemudian, mereka salah memahami maksud dan tujuan kita. Dan ini akan menjadi masalah. Kita harus menceritakan semuanya dengan jelas. Tentu denga etika dan pemilihan kata-kata yang tepat. Jangan berharap orang lain paham maksud dan tujuan kita dengan kalimat kode-kode seperti perempuan yang sering lakukan ke pasangannya.

Jika artikel ini bermanfaat silahkan share ke keluarga dan teman teman kamu, bagi kamu yang ingin menambahkan poin-point dalam tulisan ini silahkan tulis saja dikolom komentar yah teman-teman, Terimakasih sudah membaca 

Foot Note:

http://www.oecd.org/financial/education/smarter-financial-education-behavioural-insights.pdf

https://www.sentemortgage.com/teaching-kids-about-money-roadmap/
https://bronnieware.com/blog/regrets-of-the-dying/

Share Artikel Ini Kuy